Misi 16 · Jus Campuran Segar
Pecahan itu bukan angka.
Itu takaran.
Siswa menyeret bahan ke mangkuk. Kalau penyebutnya berbeda, mangkuk menyamakannya dulu — jadi siswa melihat kenapa, bukan cuma menghafal caranya.
Bahan
Pilih peranmu untuk mulai.
Masalahnya
1116siswa kelas V di salah satu SD di Kabupaten Kulon Progo belum bisa menjumlahkan pecahan berpenyebut berbeda.
Mereka hafal caranya — samakan penyebut, jumlahkan pembilang — tapi tidak tahu artinya. Dapur Koki Cilik dibuat untuk itu: menjadikan pecahan sesuatu yang bisa dilihat dan dirasakan, bukan cuma dihafal.
Observasi lapangan, Kabupaten Kulon Progo, Agt–Okt 2025
Cara membuat
Guru membuat kelas
Buat kelas, lalu bagikan kode kelasnya. Misi dan soal sudah terisi otomatis dari bank soal.
Siswa masuk dengan kode
Siswa memasukkan kode kelas dan nama panggilan. Tanpa daftar akun.
Campur bahan, raih bintang
Siswa menyeret bahan dengan takaran pecahan yang tepat ke mangkuk pencampur.
Tentang resep ini
Dapur Koki Cilik dikembangkan Abdun Nafi', Pendidikan Guru Sekolah Dasar, IKIP PGRI Wates, sebagai bagian dari penelitian skripsi (2026).
Efektivitasnya sedang diukur, belum diklaim. Kriteria penelitian: minimal 75% siswa mencapai KKTP.
Apa itu Dapur Koki Cilik?
Dapur Koki Cilik adalah game edukasi yang mengajarkan penjumlahan dan pengurangan pecahan untuk siswa SD kelas 5 lewat metafora memasak: siswa mengumpulkan bahan, mengukur pecahan, dan membuat resep.
Untuk siswa kelas berapa?
Materi dirancang untuk siswa Sekolah Dasar kelas 5, berfokus pada penjumlahan dan pengurangan pecahan.
Apakah Dapur Koki Cilik gratis?
Ya, Dapur Koki Cilik dapat digunakan secara gratis oleh guru dan siswa.
Apakah siswa perlu mendaftar akun?
Tidak. Siswa cukup memasukkan kode kelas dari guru dan nama panggilan untuk mulai bermain — tanpa membuat akun.